Karantina Yogyakarta melakukan kegiatan monitoring dan survailan secara rutin di wilayah kerja DIY dan Surakarta. Monitoring dilakukan pada hewan yang beresiko menularkan penyakit rabies. Termasuk anjing konsumsi yang sebagian didatangkan dari daerah tertular, seperti wilayah Jawa Barat. Etiologi Rabies Rabies adalah penyakit zoonosis berbahaya dan berdampak kematian pada hewan danRead More →

Bandara Adisucipto bukanlah  tempat pemasukan buah dan sayuran segar. Hal ini sesuai dengan Permentan No 42 pasal 14 Tahun 2012. Calon penumpang pesawat yang melalui Bandara Adisucipto perlu mengingat notice ini agar barang bawaan berupa media pembawa tidak ditahan oleh petugas karantina. Selain itu, media pembawa tanpa dilengkapi dokumen persyaratanRead More →

Landak mini dan hamster dari Yogyakarta tujuan ke Pekanbaru dan Balikpapan diperiksa petugas karantina.  Landak dan hamster, banyak digemari menjadi peliharaan kesayangan. Namun untuk pengiriman lintas area harus melewati pemeriksaan karantina. Pemeriksaan Karantina Siang ini, petugas Karantina Yogyakarta di Wilker Adisucipto melaksanakan tindakan berupa pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan dokumen.  Surat KeteranganRead More →

Meski hanya 2 (dua) ekor, cucak rowo kuning garis hitam ini lengkap dengan sertifikat kesehatan karantina. Dengan tujuan Jambi, pemeriksaan kelengkapan dokumen dan fisik burung cucak rowo dilaksanakan oleh medik dan paramedik veteriner karantina Yogyakarta. Kelengkapan dokumen berupa SKKH dan rekomendasi pemasukan, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik diperkuat dengan pemeriksaan fesesRead More →

(18/4) Tim dari DAWR Australia di dampingi oleh jajaran Kementerian Pertanian (Badan Karantina Pertanian, Dirjen Hortikultura, PPHP), Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten DIY serta OKKPD, berkunjung ke Kebun Buah Naga Sabila Farm, Kebun Buah Naga Teguh Farm dan Packing House Buah Mitra Turindo. Kunjungan ini merupakan langkah awal verifikasi buah naga sebagaiRead More →

Tularemia adalah penyakit pada hewan dan manusia yang disebabkan oleh bakteri Francisella tularensis,  yang bersifat gram negatif, non motil, pleomorphic coccobacillus. Bakteri ini sangat virulen  pada manusia serta kelinci dan sejenisnya. Penyakit ini merupakan zoonosis yang berbahaya, karena dapat dijadikan sebagai senjata biologis. Vektor utamanya adalah kutu dan lalat rusa.Read More →

(30/3) Berlokasi di halaman belakang kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta, sejumlah media pembawa HPHK dan OPTK dengan masa penahanan Februari sampai dengan Maret 2017 tanpa kelengkapan dokumen karantina dimusnahkan. Disaksikan oleh Intelkam Polres Sleman, Perwakilan dari Bea Cukai, Perwakilan Kantor Pos Yogyakarta, Perwakilan Airline dan PPNS Karantina Yogyakarta, kegiatan ini berlangsungRead More →