Picu Semangat Kerja, Karantina Pertanian Beri Penghargaan UPT Terbaik

berita
Bekasi – Memicu semangat kerja Unit Pelaksana Teknisnya (UPT), Badan Karantina Pertanian (Barantan) kembali memberikan penghargaan kepada 5 UPT yang memiliki kinerja terbaik di tahun 2020.
Penghargaan diberikan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang berkesempatan menjadi Inspektur Apel Hari Karantina Pertanian di Kantor Balai Uji Terap Teknik dan Metoda Karantina Pertanian(BUTTMKP), Minggu (18/10).
Menteri Pertanian memberikan wejangan kepada penerima penghargaan bahwa penghargaan merupakan sebuah amanah dan pemicu semangat kerja untuk berkinerja lebih baik lagi dari saat ini, sehingga tahun tahun berikutnya penghargaan UPT terbaik ini harus dapat dipertahankan dan jika bisa ditargetkan untuk memperoleh penghargaan di tingkat yang lebih tinggi lagi.
‘’Bagi UPT Karantina Pertanian yang belum mendapatkan penghargaan bukan berarti memiliki kinerja yang buruk, namun memang perlu diberikan apresisasi bagi unit kerja yang memiliki semangat lebih agar menjadi motivasi dan inspirasi bagi UPT lainnya” ujar Mentan.
Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menambahkan dengan terbitnya regulasi baru undang-undang nomor 21 tahun 2019, tugas karantina pertanian semakin bertambah selain menjadi menjaga agar penyakit hewan dan tumbuhan tidak tersebar di wilayah Indonesia juga menjadi economic tools dan border protection, ini merupakan tugas yang tidak mudah oleh karenanya penghargaan bagi UPT yang memiliki kinerja lebih harus diberikan.
“Saya berharap UPT karantina pertanian berlomba-lomba untuk bekerja lebih baik dan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat pertanian, bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan namun juga untuk kemajuan pertanian Indonesia yang lebih baik” tutup Jamil.
Kelima penerima penghargaan UPT terbaik tahun 2020 yakni Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Balai Karantina Pertanian kelas I Lampung, Balai Karantina Pertanian Kelas I Lampung, Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta.
Adapun penilaian kinerja yang menjadi indikator pemberian penghargaan meliputi Manajemen Perencanaan, Manajemen Organisasi dan Tata Laksana, Tindakan Karantina Hewan dan Tumbuhan, Teknologi Informasi, Kepatuhan Karantina Pertanian dan Komunikasi Publik.