http://okdogi.com/wp-content/uploads/2015/12/kucing-sakit.jpg

(Oleh : drh. Tri Sumihartini – Medik Veteriner) Anjing dan kucing merupakan hewan kesayangan yang menjadi sahabat manusia sekarang ini. Mobilitas manusia memungkinkan terjadinya mobilitas hewan kesayangan karena biasanya kemana pemilik pergi maka hewannya pun akan ikut dibawa. Saat hwan tersebut dilalulintaskan maka kesehatannya harus terjaga. Syarat yang utama untuk hewan penular Rabies adalah bebas dari penyakit Rabies. Tetapi secara umum hewan juga harus dalam kondisi yang fit dan sehat. Salah satu gejala umum penyakit adalah demam, maka demam menjadi salah satu indicator kesehatan hewan.

Demam/febris dapat terjadi pada hewan kesayangan seperti anjing dan kucing. Demam secara umum ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh. Suhu tubuh norma pada anjing berkisar antara 380C-39,10C, sedangkan suhu tubuh normal pada kucing berkisar antara 37,70C-39,10C.Penyebab demam pada hewan kesyangan ini ada beberapa macam, diantaranya adalah:

  1. Infeksi

Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai sebab, termasuk bakteri, jamur, dan virus. Infeksi dapat berada dimana saja didalam tubuh, seperti paru-paru (pneumonia), di ginjal (pyelonephritis) atau di otak (encephalitis). Gejala yang dapat anda lihat tergantung dimana infeksi tersebut berasal dan penyebab utamanya. Beberapa jenis infeksi, seperti jamur, dapat mempengaruhi beberapa tempat di tubuh pada waktu yang sama.

Demam rendah pada 24 hingga 48 jam pertama setelah vaksinasi  merupakan hal yang normal dan merupakan hasil dari interaksi antara vaksin dengan sistem kekebalan tubuh hewan.

  1. Racun

Mengkonsumsi zat yang beracun bagi hewan, dapat meningkatkan suhu tubuh hewan.

  1. “Fever of Unknown Origin” atau FUO

Ada waktu dimana penyebab dari demam pada anjing tidak dapat di jelaskan; hal ini disebut dengan “fever of unknown origin” atau FUO. Hal yang menjadi penyebab dari FUO ini biasanya disebabkan oleh kelainan sistem imun tubuh, masalah sum-sum tulang belakang, infeksi yang tidak terdeteksi dan kanker.

Gejala atau ciri-ciri demam pada hewan kesayangan diantaranya adalah:

  1. Badan terasa panas dan jika dilakukan pengukuran dengan thermometer maka suhu tubuh hewan diatas kisaran normal.
  2. Nafsu makan Berkurang

Salah satu gejala ini memang ada beberapa faktor yang menyebabkannya. Perlu

diketahui demam juga merupakan salah satu penyebab hewan tidak mau

makan.Jika hewan sudah terkena demam biasanya mau dikasih makana

walaupun itu makanan favoritnya tidak akan mau dimakan karena kondisi tubuh

hewan tersebut yang sedang demam.

  1. Diare atau MencretSistem pencernaan pada hewan biasanya menyusaikan dengan makanan hewnsehari hari yang diberikan oleh pemilik hewan tersebut.Tetapi jika pemilik hewan tersebut mengganti makanannya, biasanya hewan sulit untuk beradaptasi dengan makanan yang baru, maka kucing/anjing bisa mencret diare, sembelit bahkan disertai demam.
  2. Selalu tidurCiri hewang sakit demam salah satu ini merupakan salah satu perubahan perilaku yang bisa terlihat dengan mudah, bagaimana hewan kita yang biasanya berlari-lari(hyper aktif) seketika menajdi suka tidur secara terus menerus.
  3. Bulu mulai rontokPenyebab kerontokan pada bulu ini  bukan karena hormon ataupun lingkungan yang sedang birahi, makanan yang kurang cocok dan suhu ruangan disekitar yang terlalu panas.Biasanya bulu rontok karena kekurangan vitamin jadi bisa saja terkena demam karena daya tubuh hewan tersebut menjadi rentan. Jadi biasakan rutin mengasih vitamin terhadap hewan peliharaan kita.
  4. Mulut bau tidak sedapKetika hewan sedang terkena sakit(demam) juga mengakibatkan bau mulut  yang tidak sedap karena panas dalam dan ketika hal itu terjadi biasanya hewan hanya ingin minum.
  5. Muntah                                                                                                                  Pada saat hewan suka muntah-muntah , ini artinya hewan kita terkana penyakit panas, karena pada dasarnya manusia terkena demam biasanya juga suka muntah karena kondisi perutnya yang sedang tidak stabil, begitu juga hewan peliharan kita masing-masing.
  6. Hewan sering merasa hausKetika hewan sedang sakit panas atau demam biasanya cenderung lebih banyak meminta minum, karena tenggorokan hewan yang sangat mudah kering dan menyebabkan hewan menjadi dehidrasi
  7. Hidung berarirHidung berair seperti manusia ketika mengalami masuk angin pasti salah satu hidung kita ada yang mampet atau flu. Begitu juga dengan anjing/ kucing biasanya hewan normal yang sehat kan bagian hidungnya merah dan hangat, tidak berair.
  8. Perubahan Bentuk tubuhSalah satu contoh dari perubahan bentuk tubuh pada hewan semisal ada pembegkakan dibagian tertentu atau terlihat ada luka.Jika perubahan bentuknya berada diluar tubuh hewan mungkin sudah terlihat tetapi jika didalam kita harus membuka mulutnya dan mencium baunya. Jika baunya busuk atau ga norman kemungkinan kucing tersebut terkena penyakit tertentu bisa pecernaan , demam dan lain sebagainya.Jika mengalami kendala seperti itu alangkah baiknya langsung dibawa ke dokter hewan terdekat.
  9. Telinga kucing terasa PanasSaat hewan sedang demam memang daun telinganya akan terasa panas sama halnya jidat/dahi manusia ketika terkena demam. Tetapi jangan khawatir jika telinga hewan terasa panas tanpa ada gejala penyakit hewan lainnya.Secara alami hewan mampu menaikan suhu tubuhnya sendiri jika dia merasa kedinginan, misalnya ketika habis dimandikan.Tetapi jika telinga hewan terasa panas disertai gejala penyakit hewan yang lainnya seperti lesu , males bergerak, maka lebih baik dibawa ke dokter hewan terdekat.
  10. THT hewan mengeluarkan cairanCiri-ciri hewan demam ini memang sedikit berbahaya, kenapa? Biasanya ketika kucing terkena demam, dibagian hidung kucing suka keluar kotoran yang berlebihan, bagian mata berair atau adanya ketep.Telinga banyak kotoran sehingga menyebabkan bau yang mudah terserang penyakit khususnya demam atau panas pada hewan tersebut.

Jika hewan peliharaan kita mengalami hal-hal tersebut diatas maka yang dapat dilakukan adalah:

  1. Berikan hewan istirahat yang cukup dan sediakan air bersih yang mudah dijangkau setiap saat.
  2. Apabila demam berlangsung lebih dari 24 jam, maka harus dibawa ke dokter hewan.Dokter akan memeriksa penyebab demam pada hewan dengan melakukan tes. Apabila infeksi bakteri penyebabnya mungkin dokter akan memberikan antibiotic. Apabila hewan mengalami dehidrasi berat, kemungkinan hewan harus dirawat inap dengan pemberian cairan infus
  3. Jangan pernah memberikan obat apapun tanpa saran dari dokter hewan. Beberapa obat manusia bias saja berbahaya bagi kucing seperti acetaminophen dan paracetamol yang bersifat toksik pada kucing.

Beberapa hal penting tentang demam tersebut perlu kita ketahui agar hewan yang kita lalulintaskan tetap sehat dan sebelum dan sesudah sampai di tempat tujuan.

(Dari berbagai sumber)