Ditulis oleh : Amir, SP, M.Sc – Bina Primaisih, SP (POPT Ahli)

Taksonomi Acidovorax citrulli
Domain : Bacteria
Phylum : Proteobacteria
Class : Betaproteobacteria
Order : Burkholderiales
Family : Comamonadaceae
Genus : Acidovorax
Spesies : Acidovorax citrulli
Nama lain : Acidovorax avenae subsp. citrulli (Schaad et al., 1978)
Nama Indonesia : Bercak Buah Bakteri (BFB= Bacterial Fruits Blotches)

Hasil Pemantauan Lapangan pada Bulan Mei 2018 sebagai berikut :

Busuk buah yang disebabkan oleh Acidovorax citrulli di pertanaman semangka khususnya dan tanaman cucurbitaceae lainnya sudah meresahkan petani di Kab. Kulon Progo. Serangan bakteri tersebut sudah sering muncul dipertanaman semangka maupun melon. Petani setempat dalam budidayanya sudah berupaya untuk mencegah penyebarannya dari pemilihan benih sehat, benih yang tahan terhadap busuk buah sampai pengunaan pestisida yang berlebihan, tetapi hasilnya belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Serangan bakteri busuk basah tidak hanya menyerang buah akan tetapi dari pembibitan sampai dewasa.

Gejala awal A. citrulli dalam semangka semangka muncul didaerah daerah byang basah dan terendam air serta di bagian bawah kotiledon dan daun (Webb and Goth, 1965). Pada bibit muda, lesi dapat berkembang di hypocotyl yang mengakibatkan keruntuhan dan kematian tanaman yang muncul. Saat kotiledon mengembang, lesi yang basah oleh air berubah menjadi coklat gelap dan sering terlihat jelas sepanjang pelepah. Lesi daun berwarna coklat muda sampai coklat kemerahan dan sering menyebar di sepanjang pelepah daun (Latin dan Hopkins, 1995). Gejala karakteristik bercak buah bakteri dalam semangka adalah bercak gelap, pada permukaan atas buah yang terinfeksi yang dimulai dengan bercak kecil, berair beberapa milimeter dengan diameter dan cepat membesar untuk lesi beberapa sentimeter dengan diameter margin tidak teratur (Somodi et al., 1991).

Dalam beberapa hari, lesi dapat meluas hingga menutupi seluruh permukaan atas buah, hanya menyisakan groundspot tanpa gejala. Awalnya, lesi tidak meluas ke daging semangka. Pada tahap lanjut dari perkembangan lesi, tempat infeksi awal dapat menjadi nekrotik. Retakan di permukaan kulit dapat terjadi, sehingga buah membusuk. Buah semangka yang busuk sering mengeluarkan cairan bersifat lengket, bening, mengeluarkan bahu yang tidak sedap ( Latin dan Hopkins, 1995).

Gejala awal Acidovorac citrulli dalam semangka semangka muncul gejala sejak dalam pembibitan, biasanya gejalanya berair di bagian bawah kotiledon dan daun. Pada bibit muda, mengakibatkan lesi dan berkembang ke hypocotyl yang mengakibatkan kotiledon akan runtuh dan mati. Saat kotiledon mengembang, gejala lesi yang basah dan air berubah menjadi coklat gelap dan sering membentang sepanjang pelepah. Lesi daun berwarna coklat muda sampai coklat kemerahan dan sering menyebar di sepanjang tulang daun. Gejala khas dari bercak buah bakteri dalam semangka adalah gelap, bercak hijau di permukaan atas buah yang terinfeksi yang dimulai dengan gejala kecil, beberapa milimeter dan dengan cepat membesar dan lesi beberapa sentimeter dengan diameter margin tidak teratur, dalam beberapa hari, lesi dapat meluas hingga menutupi seluruh permukaan atas buah, hanya menyisakan groundspot tanpa gejala.

Awalnya, lesi tidak meluas ke daging semangka. Pada tahap lanjut dari perkembangan lesi, tempat infeksi awal dapat menjadi nekrotik. Retakan di permukaan kulit dapat terjadi, sehingga buah membusuk. Buah semangka yang busuk seiring dengan mengeluarkan cairan yang lengket, bening, bau busuk karena adanya eksudat bakteri. Gejala busuk buah semangka bila yang terserang adalah buahnya maka akan menyebabkan lesi dan mati, begitu juga bila yang terserang daun akan mengalami lesi dan mati apabila yang terserang seluruh bagian tanaman akan mengalami hawar dibagian seluruh tanaman dan akan meyebabkan kematian sebelum tanaman menghasilkan buah.