Yogyakarta – Berjarak sekitar 51 km dari kota Yogyakarta, Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo dipastikan akan menjadi bandara yang istimewa. Dengan luas tanah 600 hektar, bandara ini diperkirakan mampu menampung 28 (dua puluh delapan) pesawat nantinya. Bandara baru, kantor wilayah kerja baru bagi Karantina Pertanian Yogyakarta.

Pastikan kesiapan layanan karantina pertanian, Sabtu (18/5) Sekretaris Badan Karantina Pertanian, Arifin Tasrif cek langsung sarana dan prasarana di YIA. Bersama Kepala Karantina Pertanian Yogyakarta, kunjungan ini ditemui oleh manajer operasional dan manajer on duty PT. Angkasa Pura I (Persero), Nyoman dan Oto.

Kunjungan dimulai dari kantor wilayah kerja YIA, Karantina Pertanian Yogyakarta, yang untuk sementara masih menggunakan gedung sewa (dalam proses pembelian lahan). Dilanjutkan melihat secara langsung konter karantina di area kedatangan/keberangkatan domestik dan internasional serta area cargo.

“Bagus, sudah memenuhi persyaratan utama untuk ruangan layanan, baik di kedatangan maupun keberangkatan,” ujar Arifin. “Ini wujud keseriusan Kementerian Pertanian dukung suksesnya operasional YIA dan kita sebagai pioner instansi pemerintah cek langsung sekaligus koordinasi dengan pihak Angkasa Pura,” imbuhnya lagi.

Luar biasa memang pembangunan YIA. Mulai beroperasi di bulan April, ditargetkan selesai di bulan Oktober tahun ini. Karantina, siap menjaga di tempat pemasukan dan pengeluaran di YIA. Jangan lupa lapor karantina.