Ratusan Burung Dimusnahkan, Kenapa ?

Tanpa dilengkapi sertifikat kesehatan karantina, ratusan burung kacer (Copsychus kucica kampung) dan beberapa komoditas umbi lapis di musnahkan minggu lalu (18/10) di Karantina Yogyakarta

Dihadiri oleh Intelkam Polres Sleman, pihak BKSDA Yogyakarta, kantor Pos Besar Yogyakarta, Bea Cukai, Tim Wasdak dan perwakilan airline, kegiatan pemusnahan ini “sayang” untuk dilewatkan. Ratusan burunglah yang menyita perhatian dalam pemusnahan kali ini

“Sebelumnya seminggu yang lalu (11/10), 10 ekor burung kami serahkan pada BKSDA untuk di lepas liarkan di habitatnya” ujar drh. Ina Soelistyani dalam sambutannya di pembukaan kegiatan

Sedangkan untuk ratusan burung kacer yang dimusnahkan hari ini sudah dalam kondisi mati (stress dalam perjalanan menuju Yogyakarta dalam kemasan yang tidak layak)

Selain media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) juga terdapat Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPTK) yang dimusnahkan. Terdapat umbi-umbian, buah segar, bunga potong serta bibit tanaman yang tidak dilengkapi dengan dokumen sertifikat kesehatan karantina

SobatQ sebenarnya syarat kelengkapan dan prosedur pengiriman dengan dilengkapi sertifikat kesehatan karantina sangat mudah. Dijamin sehat dan pastinya menjaga kelestarian sumber daya nabati dan hewani

Jangan terpancing dengan iming-iming tanpa sertifikat karantina dapat lolos terbang dilalulintaskan. Ingat, ada anak cucu kita yang juga ingin merasakan alam Indonesia yang sehat. Yuk kita jaga bersama dengan lapor karantina