Vanili Tembus Pasar Jerman, Berapa Nilainya?

Tahukah Anda, ekspor vanili Indonesia ternyata telah merambah pasar Jerman.  Sebanyak 44 box vanili kering yang akan dikirim diperiksa oleh petugas POPT Karantina Yogyakarta, Amir, SP, M.Sc dan Iskandar, S.TP untuk dipastikan terbebas dari OPTK.  Diperkirakan, nilai ekspornya produk tersebut mencapai $ 573,775.000 dolar.  

Surat permohonan pemeriksaan, packing list dan invoice adalah syarat kelengkapan dokumennya. Selanjutnya akan diperiksa keberadaan jamur dan serangga hidupnya, serta diperiksa kesesuaian jenis dan jumlahnya.

Ekspor komoditas ini sangat menggiurkan. Tetapi tetap harus dilengkapi sertifikat karantina (Phytosanitary Certificate)  guna menjamin kesehatannya. “Vanili ini ada yang didatangkan dari Pulau Selayar, Palu,” ujar Ridwan, eksportir vanili tersebut. Di area Jawa Tengah, panili mulai dikembangkan di Pati, Temanggung, Wonosobo, Ambarawa dan beberapa daerah di Yogyakarta. Daerah tersebut ini dinilai memiliki kontur tanah dan iklim yang cocok untuk membudidayakan tanaman ini.

Sedangkan pasar ekspor menurut statistik perkebunan, selain Jerman tujuan utama ekspor vanili adalah Amerika Serikat, Kanada, Mauritius, Belanda dan Belgia (BPPP – Kemendag, Potensi Ekspor Rempah-rempah Indonesia).

Anda tertarik untuk beralih profesi menjadi petani vanili?