Pengiriman Kelapa ke Tiongkok Gagal, Kenapa?

Jumat (23/03) Karantina Yogyakarta tolak 650 karung kelapa gading bulat yang akan dikirim ke Tiongkok karena kondisi serabut kelapa lembab sehingga muncul jamur. Tidak hanya jamur, di beberapa bagian serabut kelapa juga ditemukan tungau.

Palupi Murnaningsih, POPT Karantina Yogyakarta yang melakukan inspeksi langsung ke gudang eksportir di Klaten menyatakan bahwa media pembawa kelapa gading tersebut tidak sesuai persyaratan karantina.

Dari hasil pemeriksaan oleh petugas, banyak kelapa yang ditemukan dalam kondisi pecah, sehingga dikhawatirkan kelapa akan mudah busuk apabila tetap dikirim.

Karantina tolak ekspor kelapa tujuan Tiongkok bukan tanpa alasan. Karantina hanya akan menerbitkan sertifikat untuk media pembawa yang dinyatakan sehat dan bebas OPT/OPTK.

”Tak ada negoisasi dalam prosedur karantina,” ujar Palupi kepada eksportir yang masih berupaya untuk meminta keringanan agar mendapatkan sertifikat kesehatan karantina.

SobatQ, kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dengan beraneka macam produk ekspornya. Namun kita tetap harus berpegang teguh pada kualitas dan prosedur karena kontinuitas dan pengakuan kualitas menentukan kredibilitas.

(Bepi)